logo new

Aplikasi SIPP

Aplikasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), merupakan aplikasi administrasi dan penyediaan informasi perkara baik untuk pihak internal pengadilan, maupun pihak eksternal pengadilan. Pengunjung dapat melakukan penelusuran data perkara (jadwal sidang sampai dengan putusan) melalui aplikasi ini.
Aplikasi SIPP

Whistleblowing System

Whistleblowing System adalah aplikasi yang disediakan oleh Pengadilan Agama Sragen bagi Anda yang memiliki informasi dan ingin melaporkan suatu perbuatan berindikasi pelanggaran yang terjadi di lingkungan Pengadilan Agama Sragen
Whistleblowing System

Badilag Gelar Workshop Modernisasi Sistem Teknologi Informasi

Badilag Gelar Workshop Modernisasi Sistem Teknologi Informasi

Jakarta | badilag.mahkamahagung.go.id

Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama (Badilag) menggelar acara Workshop dengan tema "Modernisasi Sistem Teknologi Informasi di Peradilan Agama", di Gedung Sekretariat Mahkamah Agung RI lantai 12, Jum'at (10/6/2018). Acara ini diikuti 157 Ketua Pengadilan Agama serepublik Indonesia.

Dirjen Badilag Dr. Drs.H. Aco Nur, S.H., M.H , yang didampingi Direktur Pembinaan Administrasi PA Dr. H.Hasbi Hasan, M.H , Direktur Pembinaan Tenaga Teknis PA Dr. Drs. H.Sulaeman Abdullah, S.H., M.H , Sekretaris Ditjen Badilag Drs. Andi Kurniawan, S.H., M.H, dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya yang setinggi tingginya kepada para Ketua Pengadilan Agama yang telah hadir pada acara ini.

Aco Nur menegaskan bahwa saat ini seluruh warga peradilan agama harus bisa memberikan pelayanan dengan baik terhadap masyarakat pencari keadilan dengan mengikuti program yang dicanangkan oleh MA.

Hal lain yang ditekankan adalah program PTSP yang akan dilombakan. Ia meminta setiap satker berinovasi semaksimal mungkin. Program SAPM juga menjadi perhatiannya. Untuk tahun ini semua Peradilan harus menyelesaikannya. Program E Court yang tak luput dari perhatiannya juga harus diimplementasikan oleh seluruh satker sesuai dengan Perma No 1 tahun 2018.

Sebagai Dirjen Aco Nur bertekad akan menjadikan Peradilan Agama sebagai Role Model atau menjadi inspirasi peradilan lain, karena SDM yang dimiliki oleh Peradilan Agama dinilai mampu . Hal itu bisa dicapai apabila bersinergi dengan visi misi MA. Syarat lainnya yaitu harus terbangun koordinasi dan komunikasi yang baik antara pimpinan bawahan yang dipimpinnya. "Pemimpin harus memiliki sifat kerjasama ," tegasnya.

Aco Nur menambahkan, pemimpin harus mampu dan mau memikirkan peradilan agama kedepan, pemimpin harus memiliki karakter komitmen . Aco Nur juga menegaskan bahwa sebagai Dirjen siap untuk menerima masukan, ususlan, gagasan dari seluruh satker dengan tujuan untuk memwujudkan peradilan agama sebagai role model.

Di tengah paparannya Aco Nur menyampaikan pada waktu pembinaan di padang telah mendapatkan bukti bahwa PA Solok telah menerapkan PTSP yang menunjukan bukti SDM yang ada diPA sangat luar biasa, Aco Nur mengharapkan agar satker yang lain segera mengikuti untuk berkreasi, dan berinovasi dengan mengikuti perkembangan teknologi.

Dalam kesempatan yang sama Aco Nur mengajak bersama-sama untuk menyaksikan hasil penilaian website seluruh peradilan agama seindonesia. Berikut hasil penilaiannya:

RANKING 5 BESAR PENGADILAN AGAMA DENGAN NILAI TERTINGGI DALAM PENGELOLAAN WEBSITE UNTUK KELAS IA

PERINGKAT

NAMA PENGADILAN

SKOR

CAPAIAN

1

PA KARAWANG

190

95%

2

PA BEKASI

185

93%

 

PA AMBON

185

93%

3

PA TANGERANG

180

90%

4

PA BANJARMASIN

175

88%

 

PA SAMARINDA

175

88%

 

PA PALU

175

88%

5

PA JAKARTA PUSAT

170

85%

RANKING 5 BESAR PENGADILAN AGAMA DENGAN NILAI TERTINGGI DALAM PENGELOLAAN WEBSITE UNTUK KELAS IB

PERINGKAT

NAMA PENGADILAN

SKOR

CAPAIAN

1

PA SAMBAS

195

98%

2

PA GRESIK

190

95%

 

PA TERNATE

190

95%

3

PA MUARA BULIAN

185

93%

4

PA PURWAKARTA

180

90%

 

PA MADIUN

180

90%

 

PA SUMBAWA BESAR

190

90%

 

PA JAYAPURA

180

90%

5

PA PONOROGO

175

88%

RANKING 5 BESAR PENGADILAN AGAMA DENGAN NILAI TERTINGGI DALAM PENGELOLAAN WEBSITE UNTUK KELAS II

PERINGKAT

NAMA PENGADILAN

SKOR

CAPAIAN

1

PA NATUNA

195

98%

2

PA BINJAI

190

95%

 

PA KUALA TUNGKAL

190

95%

3

PA MAGELANG

180

90%

 

PA BANGLI

180

90%

 

PA PANDEGLANG

180

90%

4

PA AMURANG

175

88%

5

PA SELAT PANJANG

170

85%

RANKING 5 BESAR PENGADILAN AGAMA DENGAN NILAI TERENDAH DALAM PENGELOLAAN WEBSITE UNTUK KELAS IA

PERINGKAT

NAMA PENGADILAN

SKOR

CAPAIAN

1

PA PEKALONGAN

40

20%

 

PA DENPASAR

40

20%

2

PA JAKARTA SELATAN

50

25%

 

PA JEMBER

50

25%

3

PA TASIKMALAYA

75

38%

4

PA JAMBI

80

40%

5

PA SRAGEN

85

43%

 

RANKING 5 BESAR PENGADILAN AGAMA DENGAN NILAI TERENDAH DALAM PENGELOLAAN WEBSITE UNTUK KELAS IB

PERINGKAT

NAMA PENGADILAN

SKOR

CAPAIAN

1

PA REMBANG

0

0%

 

PA NGAWI

0

0%

2

PA SUKABUMI

60

30%

3

PA PARIAMAN

65

33%

 

PA SENGKANG

65

33%

4

PA STABAT

80

40%

 

PA TRENGGALEK

80

40%

5

PA KALIANDA

90

45%


RANKING 5 
BESAR PENGADILAN AGAMA DENGAN NILAI TERENDAH DALAM PENGELOLAAN WEBSITE UNTUK KELAS II

PERINGKAT

NAMA PENGADILAN

SKOR

CAPAIAN

1

PA KUALA KAPUAS

0

0

2

PA MUARA TEBO

10

5%

3

PA ENDE

30

15%

4

PA SORONG

40

20%

5

PA TAREMPA

45

23%

  

RANKING 5 BESAR PENGADILAN TINGGI AGAMA DENGAN NILAI TERTINGGI

PERINGKAT

NAMA PENGADILAN

SKOR

CAPAIAN

1

PTA PONTIANAK

180

90%

 

PTA PALU

180

90%

2

PTA AMBON

175

88%

3

PTA MALUKU UTARA

160

80%

 

PTA MANADO

160

80%

4

PTA JAMBI

155

78%

5

PTA PALANGKARAYA

150

75%

RANKING 5 BESAR PENGADILAN TINGGI AGAMA DENGAN NILAI TERENDAH

PERINGKAT

NAMA PENGADILAN

SKOR

CAPAIAN

1

PTA SAMARINDA

60

30%

2

PTA BANTEN

75

38%

3

PTA KUPANG

80

40%

4

PTA GORONTALO

85

43%

5

PTA PADANG

95

48%

Terkait Penggunaan SIPP, Hasbi Hasan menegaskan bahwa SIPP sebenarnya sudah lebih dahulu dioperasikan dan diterapkan oleh peradilan agama, sekarang berkembang pesat seperti dalam berinovasi seperti yang digalakan oleh PA Tangerang, PA Purwakarta.

Tidak ketinggalan Dirbinganis Dr.H.Sulaiman Abduh, S.H., M.H juga memaparkan bahwa saat ini perlu adanya upgrade sistem promosi mutasi hakim peradilan agama dengan mempertimbangkan prestasi selama bertugas, tingkatan diklat yang pernah diikuti termasuk rangking dan hukuman disiplin dari Bawas. Sulaeman memandang perlu adanya parameter dalam mengukur prestasi hakim supaya data tersebut terintegrasikan dalam sistem data mutasi secara otomatis.

Sementara Sekditjen badilag, bertekad untuk melaksanakan tugas pasca TPM, Hakim atau pegawai yang dipindah harus menerima SK dengan cepat disertai biaya pindah sehingga yang bersangkutan bisa secara langsung melaksanakan tugasnya tepat waktu.

Selain mengenai biaya mutasi Andi juga mengajak semua elemen pimpinan Pengadilan Agama seIndonesia bersama-sama bekerjasama untuk mewujudkan peradilan agama yang bersih dan berwibawa dengan cara meningkatkan pengawasan anggaran. (Abu J)