logo new

Aplikasi SIPP

Aplikasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), merupakan aplikasi administrasi dan penyediaan informasi perkara baik untuk pihak internal pengadilan, maupun pihak eksternal pengadilan. Pengunjung dapat melakukan penelusuran data perkara (jadwal sidang sampai dengan putusan) melalui aplikasi ini.
Aplikasi SIPP

Whistleblowing System

Whistleblowing System adalah aplikasi yang disediakan oleh Pengadilan Agama Sragen bagi Anda yang memiliki informasi dan ingin melaporkan suatu perbuatan berindikasi pelanggaran yang terjadi di lingkungan Pengadilan Agama Sragen
Whistleblowing System

SOP Banding

PERMOHONAN BANDING

Langkah-langkah yang harus dilakukan Pemohon banding:

1.      Permohonan banding harus disampaikan secara tertulis atau lisan kepada pengadilan agama  Sragen dalam tenggang waktu :

  • 14 (empat belas) hari, terhitung mulai hari berikutnya dari hari pengucapan putusan, pengumuman/pemberitahuan putusan kepada yang berkepentingan;
  • 30 (tiga puluh) hari bagi Pemohon yang tidak bertempat di kediaman di wilayah hukum pengadilan agama Sragen yang memutus perkara tingkat pertama. (Pasal 7 UU No. 20 Tahun 1947).

2.      Membayar biaya perkara banding (Pasal 7 UU No. 20 Tahun 1947, Pasal 89 UU No. 7 Tahun 1989).

3.      Panitera memberitahukan adanya permohonan banding (Pasal 7 UU No. 20 Tahun 1947)

4.      Pemohon banding dapat mengajukan memori banding dan Termohon banding dapat mengajukan kontra memori banding (Pasal 11 ayat (3) UU No. 20 Tahun 1947)

5.      Selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari setelah permohonan diberitahukan kepada pihak lawan, panitera memberi kesempatan kepada kedua belah pihak untuk melihat surat-surat berkas perkara di kantor pengadilan agama  (Pasal 11 ayat (1) UU No. 20 Tahun 1947).

6.      Berkas perkara banding dikirim ke Pengadilan Tinggi Agama Semarang selambat-lambatnya dalam waktu 1 (satu) bulan sejak diterima perkara banding.

7.      Salinan putusan banding dikirim oleh pengadilan tinggi agama Semarang ke Pengadilan Agama Sragen yang memeriksa perkara pada tingkat pertama untuk disampaikan kepada para pihak.

8.      Pengadilan agama Sragen menyampaikan salinan putusan kepada para pihak.

9.      Setelah putusan memperoleh kekuatan hukum tetap maka panitera :

a. Untuk Perkara Cerai Talak

     1). Memberitahukan tentang Penetapan Hari Sidang penyaksian ikrar talak dengan   memanggil Pemohon dan Termohon.

     2). Memberikan Akta Cerai sebagai surat bukti cerai selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari.

b. Untuk perkara cerai gugat :

     Memberikan Akta Cerai sebagai surat bukti cerai selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari.

PROSES PENYELESAIAN PERKARA :

1.      Berkas perkara banding dicatat dan diberi nomor register;

2.      Ketua Pengadilan Tinggi Agama Semarang membuat Penetapan Majelis Hakim yang akan memeriksa berkas;

3.      Panitera menetapkan panitera pengganti yang akan membantu majelis;

4.      Panitera pengganti menyerahkan berkas kepada ketua majelis;

5.      Panitera pengganti mendistribusikan berkas perkara ke Majelis Hakim Tinggi;

6.      Majelis Hakim Tinggi memutus perkara banding;

7.      Salinan putusan dikirimkan kepada kedua belah pihak melalui pengadilan tingkat pertama.